RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
( RPP )
Fak/Jur/Prodi : FKIP/ P.IPS/ Pendidikan Ekonomi
Mata
Kuliah : Korespondensi Bahasa
Indonesia 1
Kelas
/ semester : PAP 2010 / 4
Alokasi
Waktu : 1 x 20 menit
Judul
Materi : Konsep Dasar Surat
Standar
Kompetensi : Memahami Tentang Konsep Dasar
Surat
Kompetensi
Dasar : Menjelaskan Konsep Dasar Surat
Indikator : 1. Mendeskripsikan
pengertian Surat
2. Mendeskripsikan Fungsi Surat
3. Mendeskripsikan Jenis-Jenis Surat
4. Mendeskripsikan bentuk-bentuk surat
A.
Tujuan Pembelajaran
1.
Mahasiswa dapat Mendeskripsikan pengertian Surat
2.
Mahasiswa dapat Mendeskripsikan Fungsi Surat
3.
Mahasiswa dapat menjelaskan Jenis-jenis surat
4.
Mahasiswa dapat Menjelaskan Bagian-bagian surat
5.
Mahasiswa dapat membedakan bentuk-bentuk surat
B.
Materi Pokok
Konsep dasar tentang Surat
C.
Uraian Materi
1.
Pengertian Surat
Surat adalah Sarana
komunikasi yang digunakan untuk menyampaikan informasi tertulis oleh suatu
pihak kepada pihak lain. Informasi itu dapat berupa :
·
pemberitahuan
·
pernyataan
·
perintah
·
permintaan
/ permohonan
·
laporan
2.
Fungsi Surat
·
Sebagai
sarana komunikasi.
·
Sebagai
alat untuk menyampaikan pemberitahuan / permintaan atau permohonan,
buah pikiran atau gagasan.
·
Sebagai
alat bukti tertulis.
·
Sebagai
alat untuk mengingat.
·
Sebagai
bukti historis.
·
Sebagai
pedoman kerja.
3. Jenis –Jenis Surat
Dilihat
dari segi bentuk, isi, dan bahasanya, surat digolongkan atas 3 jenis,
yaitu :
·
Surat
pribadi
·
Surat
dinas
·
Surat
niaga
a.
Surat
Pribadi
Surat
yang dibuat oleh seseorang yang isinya menyangkut kepentingan pribadi.
Komunikasi
antara anak dan orang tua, antarkerabat, antarsejawat, dan antarteman. Digunakan kartu pos, warkat pos, atau surat bersampul.
b.
Surat
Dinas
Segala
komunikasi tertulis yang menyangkut kepentingan tugas dan kegiatan dinas
instansi.
Salah
satu alat komunikasi kedinasan yang sangat penting dalam pengelolaan
administrasi, seperti penyampaian berita tertulis yang berisi pemberitahuan,
penjelasan, permintaan, pernyataan pendapat dari instansi kepada instansi lain
dan dari instansi kepada perseorangan atau sebaliknya.
c.
Surat
Niaga
Surat
yang dipergunakan orang atau badan yang menyelenggarakan kegiatan usaha niaga,
seperti perdagangan, perindustrian, dan usaha jasa.
4. Bentuk-Bentuk Surat
a. Full Block Style ( Bentuk Lurus
Penuh )
Bentuk surat yang penulisannya semua dimulai dari
pinggir sebelah kiri. artinya, mulai dari tanggal, kata penutup sampai kata
lampiran yang ditulis di sebelah bawah penulisannya dimulai dari kiri.
b. Block Style ( Bentuk Lurus )
Pada dasarnya sama dengan surat bentuk lurus penuh,
perbedaannya terletak pada penempatan tanggal, salam penutup, nama instansi,
nama terang dan nama jabatan yang ditullis disebelah kanan surat.
c.
Semi Block Style ( Bentuk Setengah Lurus )
Sebenarnya sama dengan bentuk surat lurus, perbedaannya
terletak pada penulisan isi surat dan tiap alinea baru menjorok (masuk ke
dalam). pada praktiknya, surat dengan bentuk ini banyak dipergunakan oleh
perusahaan.
d.
Indented Style ( Bentuk Lekuk )
Penulisan alamat pada
surat tidak rata atau berbentuk seperti tangga, dan setiap alinea baru menjorok
kedalam.
e.
Hanging ( Bentuk Menggantung )
Sebenarnya juga sama dengan surat bentuk lurus,
perbedaannya hanya pada penukisan alamat dan alineanya. Setiap alinea ditulis
rata kiri, sedang baris berikutnya menjorok kedalam.
D.
Metode Pelaksanaan
Metode
yang digunakan adalah Metode Numbered Head Together (NHT)
E.
Pendekatan
Pendekatan
yang dilakukan adalah pendekatan Induktif dan Kontekstual.
F.
Skenario Pembelajaran
|
Kegiatan
|
Alokasi Waktu
|
|
1.
Kegiatan Awal
a.
Orientasi
Guru Menanyakan siapa yang tidak masuk. Selain itu,
guru juga mengatur tempat duduk siswa.
b.
Apersepsi
Guru menjelaskan tentang mengapa sampai saat ini surat masih
diperlukan.
c.
Motivasi
Guru memberikan motivasi kepada siswa.
|
1 Menit
1 Menit
1 Menit
|
|
2.
Kegiatan Inti
Langah 1. Guru memberikan gambaran tentang Surat secara umum
Langkah 2. Pembentukan kelompok
Dalam pembentukan kelompok
disesuaikan dengan model pembelajaran kooperatif tipe NHT. Guru membagi para
siswa menjadi beberapa kelompok yang beranggotakan 2-3 orang siswa. Guru
memberi nomor kepada setiap kelompok dan nama kelompok yang berbeda. Kelompok
yang dibentuk merupakan percampuran yang ditinjau dari latar belakang sosial,
ras, suku, jenis kelamin dan kemampuan belajar.
Langkah 3. Diskusi masalah
Dalam kerja kelompok, guru
membagikan LKS kepada setiap siswa sebagai bahan yang akan dipelajari. Dalam
kerja kelompok setiap siswa berpikir bersama untuk menggambarkan dan
meyakinkan bahwa tiap orang mengetahui jawaban dari pertanyaan yang telah ada
dalam LKS atau pertanyaan yang telah diberikan oleh guru. Pertanyaan dapat
bervariasi, dari yang bersifat spesifik sampai yang bersifat umum.
Langkah 5. Memanggil nomor dan pemberian
jawaban
Dalam tahap ini, guru menyebut satu
nomor dan kelompok dengan nomor yang disebut harus menunjuk salah satu
wakilnya untuk menjelaskan kedepan.
Langkah 6. Guru
Memberikan penguatan materi Langkah 7. Memberi kesimpulan
Guru bersama siswa menyimpulkan
jawaban akhir dari semua pertanyaan yang berhubungan dengan materi yang disajikan.
|
1 Menit
1 Menit
2 Menit
5 Menit
5 Menit
1 Menit
|
|
3.
Kegiatan Akhir
a.
Guru dan Siswa melakukan refleksi
|
3
menit
|
G. Sumber dan Alat
Buku
Korespondensi Niaga
Indonesia Karangan Dra. Tri Murwaningsih Tahun 2003 Penerbit Widya Sari Press
Salatiga , LCD, Laptop, White
Board, kertas kecil, Spidol dan Kartu Pertanyaan.
H. Penilaian
1. Teknik :
Tugas Kelompok
2. Bentuk :
Short Answer
3. Instrumen :
Kartu Pertanyaan
4. Strategi Penilaian :
a. Penilaian
Proses
Berdasarkan Lembar pengamatan selama siswa melakukan
diskusi dengan kelompoknya.
b.
Penilaian Kognitif
Berdasarkan kualitas jawaban dari pertanyaan yang
disajikan.
Pertanyaan itu antara lain :
1.
Deskripsikan Pengertian surat !
2.
Deskripsikan Fungsi Surat !
3.
Deskripsikan jenis-jenis surat !
4.
Jelaskan Bagian-bagian surat !
5.
Deskripsikan bentuk-bentuk surat !
Surakarta, 18
Maret 2013
Dosen Pengampu, Penyaji,
Dra. Patni Ninghardjanti, M.Pd Arwan
Gunawan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar